Pemasangan Jalur Tunanetra Berbahan Stiker di Gedung Terpadu Pontianak Tuai Sorotan, Pemkot Sebut Masih Tahap Simulasi
- account_circle Puneo Eka Damatra
- calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakdigital.com, Pontianak – Pemasangan stiker kuning menyerupai jalur pemandu (guiding block) penyandang tunanetra di anak tangga Gedung Terpadu Kota Pontianak menjadi sorotan warga. Fasilitas tersebut berada di Gedung Terpadu Kota Pontianak, Jalan Sutoyo, Kota Pontianak. Sorotan publik melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). Klarifikasi mengenai kondisi jalur pemandu yang hanya berupa lembaran stiker tempel tersebut disampaikan pada Rabu, 30 September 2026. Pemasangan stiker ini disoal lantaran guiding block idealnya membantu penyandang tunanetra mengenali arah secara fisik melalui rabaan tongkat maupun pijakan kaki. Pemkot Pontianak merespons dengan menjelaskan bahwa material yang terpasang tersebut merupakan bentuk simulasi atau mock-up visualisasi desain sebelum diterapkan secara permanen.
Material berbahan stiker berwarna kuning tersebut terpasang memanjang di sisi tangga menuju pintu masuk gedung, mulai dari lantai sebelum tangga hingga melewati anak tangga. Pada bagian ujungnya terdapat pola berbentuk titik, sedangkan bagian lainnya menggunakan pola garis memanjang. Penggunaan bahan menyerupai lembaran tempel di atas permukaan keramik tersebut memicu perhatian warga karena dinilai tidak memadai untuk fungsi aksesibilitas disabilitas.
Pemerintah Kota Pontianak menegaskan bahwa keberadaan stiker tersebut masih berada dalam tahap uji coba dan analisis perancangan.
“Jadi, yang terpasang itu memang masih untuk simulasi atau mock-up. Visualisasinya kurang lebih seperti ini untuk melihat bagaimana penerapannya nanti,” ujar Wibowo, dalam keterangan rilis, Rabu (30/9).
Ia menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah mengkaji sejumlah alternatif desain untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di gedung pelayanan publik tersebut. Selain opsi pemasangan jalur pemandu permanen di tangga, Pemkot Pontianak juga mempertimbangkan alternatif lain berupa pembangunan jalur landai (ram).
“Ini masih dalam tahap analisis. Nantinya, mudah-mudahan bisa dianggarkan untuk mewadahi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas,” kata Wibowo.
Fasilitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas tersebut nantinya dapat ditinjau langsung di Gedung Terpadu Kota Pontianak, Jalan Sutoyo, Kota Pontianak.
- Penulis: Puneo Eka Damatra

Saat ini belum ada komentar