Kreativitas Anak Muda dan UMKM Perkuat Ekonomi Kreatif Pontianak
- account_circle Agusta
- calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakdigital.com, Pontianak – Kreativitas anak muda dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong untuk memperkuat ekonomi kreatif di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, melalui kegiatan seni, budaya, promosi produk lokal, dan bazar usaha yang melibatkan masyarakat. Upaya ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Pontianak bersama komunitas kreatif dan pelaku UMKM sepanjang 2026 untuk membuka peluang usaha serta memperluas pemasaran produk lokal melalui kegiatan publik dan kolaborasi antarpelaku ekonomi kreatif.
Berbagai kegiatan ekonomi kreatif di Pontianak menunjukkan bahwa kreativitas dapat menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 yang berlangsung di Jalan Diponegoro pada 14–17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan sembilan agenda kreatif, melibatkan sekitar 1.700 peserta, serta menyediakan bazar UMKM sebagai ruang promosi dan transaksi produk lokal.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai kegiatan kreatif dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah kota juga mendorong keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan positif yang membuka ruang bagi seni, budaya, dan kewirausahaan.
Selain melalui festival, penguatan UMKM dilakukan di lingkungan masyarakat. Pada 9 Oktober 2026, kegiatan Gelar Dagang Berjaya di halaman Kantor Lurah Akcaya menghadirkan pasar murah dan produk UMKM. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha kecil dan konsumen sekaligus membantu memperluas pemasaran produk lokal.
“Yang terpenting kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata, baik membantu masyarakat berbelanja lebih terjangkau maupun membuka ruang bagi UMKM untuk terus tumbuh,” ujar Bahasan, dalam keterangan rilis, Jumat (9/10).
Keberlanjutan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat. Selain menghasilkan produk yang menarik, pelaku UMKM perlu memperhatikan kualitas, kemasan, pelayanan, serta pemanfaatan media digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Kreativitas anak muda juga berpotensi mendukung promosi melalui desain, fotografi, video, dan pemasaran digital.
Pemerintah Kota Pontianak turut membuka peluang bagi kreator muda melalui program Merancang Dua Lima Lima, yang diluncurkan pada Agustus 2026 untuk melibatkan anak muda dalam perancangan logo resmi Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak. Program tersebut menjadi salah satu contoh ruang partisipasi bagi kreativitas lokal.
Berbagai kegiatan kreatif dan promosi UMKM tersebut dapat dijumpai di sejumlah lokasi di Kota Pontianak, termasuk kawasan Jalan Diponegoro dan lingkungan kelurahan yang menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Untuk mengetahui jadwal kegiatan berikutnya, masyarakat dapat memantau informasi resmi Pemerintah Kota Pontianak dan penyelenggara acara setempat.
- Penulis: Agusta

Saat ini belum ada komentar