Sam Altman Disorot Usai Sarankan ChatGPT untuk Temani Anak di Perjalanan Sekolah
- account_circle Puneo Eka Damatra
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakdigital.com, San Francisco – CEO OpenAI Sam Altman mendapat sorotan di media sosial setelah menyarankan penggunaan ChatGPT untuk membuat podcast yang dipersonalisasi bagi anak-anak selama perjalanan menuju sekolah. Gagasan tersebut disampaikan Altman melalui platform X dan memanfaatkan informasi dari kalender keluarga serta minat anak untuk menghasilkan konten audio yang sesuai. Saran itu ramai diperbincangkan pada awal Agustus 2026. Kritik muncul karena penggunaan AI tersebut dinilai berpotensi menggantikan interaksi langsung antara orang tua dan anak. Altman mengusulkan agar ChatGPT digunakan untuk membuat percakapan audio mengenai kegiatan anak, berita, pertandingan olahraga, hingga agenda keluarga.
Altman menyebut penggunaan ChatGPT tersebut sebagai salah satu contoh pemanfaatan teknologi yang menurutnya dapat membantu aktivitas keluarga. Podcast yang dibuat AI dapat disesuaikan berdasarkan informasi dalam kalender keluarga dan ketertarikan masing-masing anak.
Saran tersebut kemudian mendapat kritik dari sejumlah pengguna media sosial. Mereka mempertanyakan alasan orang tua menggunakan AI untuk mengisi waktu perjalanan bersama anak ketika momen tersebut sebenarnya dapat digunakan untuk berbicara dan membangun hubungan secara langsung.
Salah satu kritik datang dari Alex Hirsch, kreator serial animasi Gravity Falls. Ia mempertanyakan mengapa orang tua perlu menggunakan AI ketika mereka sebenarnya dapat berbicara langsung dengan anak selama perjalanan. Kritik tersebut turut memperbesar perdebatan mengenai batas penggunaan AI dalam kehidupan keluarga.

Terjemahan unggahan Sam Altman: “Contoh penggunaan ChatGPT yang keren yang saya dengar tadi malam: Hubungkan kalender keluarga kalian dan jelaskan minat anak-anak kalian. Setiap pagi saat perjalanan menuju sekolah, minta ChatGPT membuat podcast yang membahas pertandingan sepak bola salah satu anak yang akan berlangsung sore itu, ulang tahun salah satu anak yang akan datang, beberapa berita, dan sebagainya.” Terjemahan tanggapan Alex Hirsch: “Bagaimana kalau kalian cukup berbicara dengan anak-anak kalian?”
Sejumlah pengamat menilai AI memang dapat membantu orang tua menangani pekerjaan yang bersifat administratif, seperti mengatur jadwal keluarga atau memberikan pengingat. Namun, penggunaan AI untuk menggantikan percakapan, mendongeng, dan interaksi emosional dengan anak dinilai dapat menghilangkan momen penting dalam hubungan keluarga.
Perdebatan tersebut juga kembali menyoroti hubungan antara AI dan perkembangan anak. Sebelumnya, Altman pernah mengatakan bahwa ia menggunakan ChatGPT untuk memahami perkembangan anaknya dan mengajukan pertanyaan mengenai perilaku bayi. Ia juga mengakui bahwa penggunaan AI oleh anak-anak dapat menimbulkan persoalan baru, termasuk kemungkinan terbentuknya hubungan parasosial yang bermasalah.
Kontroversi ini memperlihatkan semakin luasnya perdebatan mengenai peran AI dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika teknologi mulai digunakan untuk mengambil alih aktivitas yang sebelumnya dilakukan melalui interaksi langsung antara manusia.
- Penulis: Puneo Eka Damatra

Saat ini belum ada komentar