Qualcomm Rilis Chip Android Berbasis AI di Tengah Kelangkaan Memori
- account_circle Puneo Eka Damatra
- calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakdigital.com, Hawaii – Qualcomm memperkenalkan dua platform chip terbaru untuk smartphone Android pada Selasa (22/9), yakni Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Kedua chip tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) langsung di perangkat, di tengah kelangkaan memori yang terjadi seiring meningkatnya kebutuhan komputasi untuk menjalankan berbagai aplikasi AI.
Kedua platform tersebut diperkenalkan dalam ajang Snapdragon Summit 2026 di Maui, Hawaii. Qualcomm menempatkan kemampuan AI sebagai salah satu fokus utama, selain peningkatan performa gaming, kamera, dan konektivitas pada smartphone kelas premium.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menjadi platform dengan kemampuan tertinggi dalam jajaran baru tersebut. Chip ini dirancang untuk menangani pemrosesan AI secara langsung di perangkat sehingga sejumlah fitur tidak selalu harus bergantung pada layanan cloud.
Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 6 ditujukan untuk membawa kemampuan tersebut ke lebih banyak perangkat kelas atas. Platform ini menggunakan CPU Qualcomm Oryon, GPU Adreno, serta NPU Hexagon untuk menangani berbagai beban kerja AI di perangkat.
Salah satu peningkatan yang dibawa Qualcomm terdapat pada NPU Hexagon. Arsitektur terbaru tersebut memiliki sistem memori bersama yang 50 persen lebih besar sehingga memungkinkan lebih banyak data model AI disimpan lebih dekat dengan NPU.
Menurut Qualcomm, pendekatan tersebut dapat mengurangi kebutuhan mengambil data dari memori eksternal dan membantu mempertahankan respons yang cepat ketika perangkat menjalankan berbagai aplikasi AI.
Teknologi baru ini juga dirancang untuk menangani model AI yang semakin kompleks. Qualcomm menggunakan pendekatan seperti Mixture-of-Experts (MoE), yang memungkinkan model dengan jumlah parameter besar tetap digunakan dengan hanya sebagian parameter yang aktif dalam setiap proses pembuatan token.
Pengembangan chip tersebut menjadi bagian dari upaya Qualcomm menghadirkan pemrosesan AI langsung pada perangkat. Kemampuan tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk asisten AI, fitur kamera, hingga pengalaman gaming yang memanfaatkan kecerdasan buatan.
Sejumlah produsen smartphone telah menyiapkan perangkat yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Di antaranya HONOR, iQOO, Motorola, OnePlus, OPPO, REDMI, RedMagic, vivo, dan Xiaomi.
Qualcomm melihat kebutuhan terhadap kemampuan AI di smartphone akan terus berkembang. Kondisi tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap komponen memori yang mampu mendukung pemrosesan model AI dengan beban kerja yang semakin besar.
- Penulis: Puneo Eka Damatra

Saat ini belum ada komentar